Home » » Belajar 'Cinta' dari Ali bin Abi Thalib dan Fatimah Az-Zahra | @ManJaddaWaJadaa

Belajar 'Cinta' dari Ali bin Abi Thalib dan Fatimah Az-Zahra | @ManJaddaWaJadaa

Di posting oleh admin PKS SUMUT pada Rabu, 24 April 2013








@ManJaddaWaJadaa


  1. Bismillah,  Dipendamkan di dalam hatinya, yg tidak diceritakan kepada sesiapa tentang perasaannya

  2. Tertarik dirinya seorg gadis, yg punya pribadi tinggi, paras yg cantik, kecekatan yg kuat, apalagi ibadahnya

  3. Itulah Fatimah Az-Zahra, putri kesayangan Rasulullah SAW, hasil didikan beliau yg berprilaku mulia

  4. Ali ra sadar, dirinya tidak punya apa-apa untuk meminang putri Rasulullah tersebut

  5. Hanya usaha dgn bekerja supaya dapat merealisasikan cintanya. Itulah Ali, sepupu baginda sendiri

  6. Suatu hari Ali mendengar kabar bahwa shabat mulia Rasulullah, Abu Bakar ingin melamar Fatimah maka seketika Ali terkejut

  7. ”Allah mengujiku rupanya”, begitu batin ’Ali. Ia merasa diuji kerana merasa apalah dia dibanding Abu Bakar

  8. Kedudukan di sisi Nabi? Abu Bakr lebih utama dibanding dirinya

  9. Meskipun Abu Bakar bkn kerabat dkt Nabi sprti ’Ali, namun keimanan dan pembelaannya pada Allah dan RasulNya tak tertandingi

  10. Lihatlah bagaimana Abu Bakr menjadi kawan perjalanan Nabi sewaktu hijrah ke Madina

  11. Sementara ’Ali bertugas menggantikan beliau untuk menanti maut di ranjangnya

  12. Lihatlah berapa banyak tokoh bangsawan dan saudagar Makkah yang masuk Islam karena sentuhan Abu Bakar

  13. ’Utsman, ’Abdurrahman ibn ’Auf Thalhah, Zubair, Sa’d ibn Abi Waqqash, Mush’ab

  14. Maka dalam hati Ali berkata, mestilah Fatimah akan bahagia dgn Abu Bakr dibanding sy yg miskin dan penuh penderitaan

  15. ”Inilah persaudaraan dan cinta”, gumam ’Ali

  16. ”Aku mengutamakan Abu Bakr atas diriku, aku mengutamakan kebahagiaan Fathimah atas cintaku.” - Ali

  17. Namun, sinar itu masih ada buatnya. Ternyata pinangan Abu Bakr pd Fatimah ditolak baik oleh Rasulullah SAW

  18. Ini membuat semangat Ali kembali lagi. Dia lebih memantangkan diri utk meminang Fatimah.

  19. Namun, ujian belum sampai disitu. Terdengar lagi kabat bahwa shbt Rasulullah yg lain jg berniat meminang Fatimah

  20. Sahabat itu adalah Umar bin Khatab, seorang sahabat gagah perkasa menumpas musuh islam.

  21. Seorang lelaki yang terang-terangan mengisytiharkan keislamannya di depan kafir quraisy

  22. Seorang lelaki yg membuat para syaitan laknatullah lari terjirit2. Ya itulah Umar bin Khatab shbt Rasul yg gagah perkasa

  23. Ali teringat perkataan Rasul, ”Aku datang bersama Abu Bakr dan ’Umar, aku keluar bersama Abu Bakr dan ’Umar,..."

  24. Begitu akrabnya Rasulullah & Umar dan begitu mulianya kedudukan Umar disisi Rasul. Maka Ali ridho atas semuanya

  25. Namun, ternyata cahaya itu masih ada utk Ali. Pinangan Umar bin khattab juga ditolak dgn lembutnya

  26. Sayyidina Ali pun bingung, dalam hati "menantu bagaimana kah yg diinginkan Rasulullah"

  27. Sedangkan 2 shbt yang nyata2nya begitu mulia baik disisinya maupun disisi Allah. mereka semua ditolak olh Rasulullah 

  28. Pd ssuatu hr Abu Bakar As-Shiddiq r.a. Umar Ibnul Khatab r.a. dan Sa’ad bin Mu’adz bersama Rasulullah SAW duduk2 di masjid

  29. Pada kesempatan itu Rasulullah mengungkapkan bahwa menantu yang diinginkannua adalah Ali Bin Abi thalib

  30. Rasulullah lalu meminta kpd ketiga sahabatnya utk memyampaikan berita indah ini pd Ali. Abu Bakr pun siap menyampaikannya

  31. Dan akhirnya Abu bakr tiba di tempat Ali dgn tergepoh2. Ali lgs mendekati dan bertanya, "Ada berita penting apa gerangan"

  32. Setelah beristirahat sejenak Abu Bakar pun mengutarakan maksud kedatangannya

  33. “Hai Ali engkau adlh org pertama yg beriman kpd Allah dan Rasul-Nya serta mempunyai keutamaan lbh dibanding dgn orv lain.

  34. Semua sifat utama ada pada dirimu. Demikian pula engkau adalah kerabat Rasul Allah s.a.w.

  35. Beberapa org sahabat terkemuka telah menyampaikan lamaran kepada baginda untuk mempersunting puteri beliau

  36. Lamaran itu telah beliau semua tolak. Beliau mengemukakan bahawa persoalan puterinya diserahkan kepada Allah s.w.t

  37. Akan tetapi hai Ali apa sebab hingga sekarang engkau belum pernah menyebut-nyebut puteri beliau itu

  38. dan mengapa engkau tidak melamar untuk dirimu sendiri? Kuharap semoga Allah dan RasulNya akan menahan puteri itu untukmu.”

  39. Mendengar perkataan Abu Bakar r.a. mata Sayyidina Ali r.a. berlinang air mata.

  40. “Hai Abu Bakar, anda tlh membuatkan hatiku bergoncang yg semulanya tenang. Anda tlh mengingatkan sesuatu yg sdh kulupakan

  41. Demi Allah aku memang menghendaki Fatimah ttpi yg menjd penghalang satu2ya bagiku ialah kerana aku tidak mempunyai apa2”

  42. Abu Bakar r.a. terharu mendengar jawabn Ali itu. Untuk membesarkan & menguatkan hati Imam Ali r.a. Abu Bakar r.a. berkata:

  43. “Hai Ali, jgnlah engkau brkta sprt itu. Bagi Allah dan Rasul-Nya dunia & seisinya ini hnylah ibarat debu brtaburan belaka!”

  44. Beberapa waktu kemudian, Alipun memberanikan diri mendatangi rumah Rasulullah utk meminang Fatimah

  45. Rasulullah lgs menyambut saudaranya itu, "Wahai Ali, nampaknya dirimu ada keperluan. Katakanlah wahai saudaraku"

  46. "Ya Rasulullah, stlh Allah membesarkanku maka saatnya diriku ingin berumah tangga...

  47. "...Sudikah Rasullah diriku merajut benang pernikahan dan mengarungi bahtera rumah tangga bersama putri Rasulullah"

  48. Saat itu wajah Rasulullah berseri2, lantas beliu menjawab, "Wahai Ali adakah engkau punya mas kawin?"

  49. "Demi Allah ya Rasulullah, Anda pun mengetahui keadaanku yg penuh kesederhanaan..."

  50. Aku tidak mempunyai apa-apa selain sebuah baju besi sebilah pedang dan seekor unta.”

  51. Rasulullah menjawab, "mengenai pedangmu. Engkau masih menggunakannya utk jihad fisabilillah

  52. Untamu sebagai kendaraanmu uyk berpegian jauh dan mengambil air. Maka baju besi itu adalah mas kawinmu"

  53. Setelah semua siap maka tibalah haru bahagia itu. Alipun mengucapkan ijab kabul dihadapan beberapa shbtnya

  54. MasyaAllah sungguh indah buah perjuangan dari pejuang cinta Ali bin Abi thalib

  55. Suatu hari Fatimah, istrinya berbincang2 dgnnya. Fatimah menceritakan gejolak perasaan dl pd seseorg

  56. “Maafkan aku, karena sebelum menikah denganmu. Aku pernah satu kali merasakan jatuh cinta pada seorang pemuda"

  57. ‘Ali terkejut dan berkata, “Jikalau begitu, mengapakah engkau mahu menikah denganku? Dan Siapakah pemuda itu”

  58. Sambil tersenyum Fathimah berkata, “Ya Habibi, ketahuilah bahwa pemuda yg ku maksud itu adalah dirimu” *melting*

  59. Sekianlah kisah #CintaMulia dalam perjuangan dakwah yg begitu indah dan penuh haru. Semoga bermanfaat *_*
Dari kisah Ali bin Abi thalib dengan Fatimah Azzahra, hikmah dan ketakjuban apa yg shbt rasakan *_*

hashtag: #CintaMulia
App Android Klik Disini )|( App Blackberry Klik Disini

Bagikan Berita :
Comments
0 Comments

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

 
Support : PKS Sumatera Utara | Facebook | Twitter
Jl Kenanga Raya No. 51 Medan 20132, Telp. (061) 8210322 Fax. (061) 8213723
Template Modify by Creating Website
Proudly powered by Blogger