Home » » Strategi Asing Menghilangkan Parpol Islam di Parlemen | @bayprio

Strategi Asing Menghilangkan Parpol Islam di Parlemen | @bayprio

Di posting oleh admin PKS SUMUT pada Selasa, 12 Februari 2013









Bayu Prioko @bayprio



Harus sabar memang melihat gelagat asing yg mulai main kasar di parlemen RI, khususnya terhadap Islam. Pengamat AS aja khawatir. 

1. Parlemen (DPR), lembaga bergengsi yg menjadi rebutan ideologi. Krn fungsinya strategis.  

2. Kita tdk sedang membahas lembaga yg sering di sorot krn korup, itu kamuflase dari lembaga strategis ini.  

3. Strategis krn bisa menyusun Undang2 yg bisa saja sesat bahkan merugikan umat.  

4. Strategis krn bisa menentukan pejabat2 tinggi yg memimpin lembaga2 strategis.

5. Dlm strategi ala Ghouzul Fikri, serangan militer utk invasi sangat beresiko jk ditujukn terhadap Negara berdaulat.  

6. GF lebih menyerang secara pemikiran, krn murah, korbannya tidak tampak, namun kemenanganya jelas.  

7. Ingat Gold Glory Gospel ? itu masih ada soudara2, yg melahirkan kolonialisme & imperialism sampai jaman sekarang.

8. jaman sekarang bukan lewat perang, tapi menjajah via parlemen | Lewat media sudah menang. 

9. Kalau media, gak usah ditanya … byk fitnah ke Islam ditelan mentah2 oleh umat. Umat tdk berasa jd korban.

10. Secara Resmi kita merdeka, namun suka gak suka pada kenyataanya kita masih terjajah.

11. Contoh kecil kekayaan Negara atas sumber alam, sedikit yg dinikmati Negara, sebagian besar milik asing. . Kembali kepada kata, knp asing sangat berkepentingan diparlemen "mengusir" Islamis 

12. Waspada, para liberal, sangat bernafsu kuasai perlemen, dgn segala cara. menyusup ke partai2. . Asing 

13. Knp sasaran liberal adalah parlemen, terbukti bisa bebas membuat aturan menjauhkan umat dari Agama, merampok sumber alam.  

14. Jangankan Liberal, agen zionispun mulai gerilya menguasai parlemen, search aja: Agen Zionis Nyaleg. . Agen Zionis Yahudi Benjamin Ketang, bakal nyaleg di Gerindra : cek =>  

15. Parlemen, saat ini menjadi medan perang kepentingan, baik itu Zionis, Liberal, sekuler maupun Islam.  

16. Saat ini, Jumlah anggota dewan dari partai Islam sekitar 15%, ini jadi bulan2an anggota DPR yg lain ketika usung UU berbau syariah.

17. Sangat sulit dan tidak berimbang perang antara partai berideologi Islam VS partai berideologi liberal.

18. Lalu.. ekspektasi 15% dituntut umat untuk menerapkan nilai2 agama. Masih sangat kecil sekali, agak berat.  

19. Ideologi Islam di satu sisi, ideology liberal & sekuler disisi lainnya, bahkan adapula ideologi zionis.

20. Pertarungan diparlemen, dibawa sampai diluar parlemen. Kepentingan asing juga bermain, alasanya mempertahankan asset. Padahal  

21. Diluar parlemen (parpol) penuh dengan instrik, strategi & fitnah, agar pihak2 tertentu tidak masuk kedalam parlemen. . Jegal 

22. Kita bukan menuduh, namun asing masih menganggap parpol Islam adalah target, khawatir misi terhambat.  

23. Saya percaya Alquran => | Orang2 Yahudi & Nasrani tidak akan senang kpd kamu hingga kamu mengikuti keyakinan (QS.2:120)  

24. Saat ini, hanya 1 jln menuju parlemen yaitu lewat parpol, jegal lawan politik menuju parlemen adalah hal culas yg sering dilakukan.  

25. Umat harus care, harus bersatu, harus cerdas melihat pola2 penguasaan parlemen yg gak wajar.

26. contoh Pertarungan ideologi yg sengit diantaranya : UU Sisdiknas, UU Pornografi, UU Migas, Halal, UU Zakat, kesetaraan gender,  

27. contoh Pertarungan ideologi lain : Merevisi UU miras, narkotika, perzinahan, UU Perkawinan. dll  

28. jika suatu saat para antek asing kuasai parlemen, ada revisi UU perkawinan, nikh beda Agama & sesame jenis SAH, alasan HAM.  

29. sy tdk ingin mengatakan pembonsaian Parpol Islam adalah konspirasi, namun silahkan cek kembali pengamat AS tadi.  

30. Cerdas dalam menghakimi, bijak dalam berpendapat. Mahir dalam berstrategi… umat mau dibawa kemana.  

31. Umat Islam adalah pemilik sah negeri ini, jgn hanya menonton atau beroposisi, harusnya umat yg menikmati.  

32. Jangan lupakan sejarah (Jasmerah) bahwa dahulu bangsa kita adalah kerajaan kerajaan islam dan kesultanan.  

33. Bukankah sebelum dijajah oleh barat, negeri ini adalah negeri Islam yang menjalankan syariah ?

34. Bukankah negeri ini merdeka -setelah izin Allah- atas Berkah Rahmat Allah, dan jasa para mujahidin pesantren2 dan kesultanan.  

35. Bukankah para sultan2 itu berjuang mengorbankan nyawa demi mempertahankan Negara & umat ?

36. Bukankah ketika negara ini berdiri, masih ada kekuatan Islam yang berupaya menjadikan hukum Islam tegak berdiri?  

37. Bukankah umat Islam selama kemerdekaan tetap terus berupaya merebut hak mrk kembali utk menegakkan hukum syariat di negeri ini ?  

38. Perang kita melawan penjajah bukan hanya perang fisik, tapi juga ideologi, penguasaan Negara atas asing. Parah.  

39. Ayo bangkit, bangun, bergerak, lindungi umat dari UU liberal, "Perang" di Perlemen.

40. Pantas saja mrk serentak "menyerang", ternyata ingin mengapus parpol Islam dari parlemen yg mengganggu liberal.  
App Android Klik Disini )|( App Blackberry Klik Disini

Bagikan Berita :
Comments
0 Comments

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

 
Support : PKS Sumatera Utara | Facebook | Twitter
Jl Kenanga Raya No. 51 Medan 20132, Telp. (061) 8210322 Fax. (061) 8213723
Template Modify by Creating Website
Proudly powered by Blogger