Berita Terkini

Hari Ini, Rapat Perdana Komisi DPRD Sumut

Di posting oleh admin PKS SUMUT pada Senin, 27 Oktober 2014


pkssumut.or.id,
Hari ini alat kelengkapan dewan di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatera Utara (Sumut) telah bekerja efektif, setelah ditetapkannya pada Jumat (24/10). Seluruh komisi akan menggelar rapat perdana yang direncanakan pukul 10.00 WIB di ruang komisi masing-masing.

Wakil Ketua Komisi D DPRD Sumut Nezar Djoeli, mengatakan, pihaknya akan menggelar rapat komisi guna merencanakan kegiatan pembahasan terkait dengan bidang mereka yakni mengurusi pembangunan. Ia menyebutkan, banyak persoalan yang perlu pengawasan serta regulasi jelas agar ada standarisasi teknis pelaksanaannya. "Rapat pertama merancang kerja di komisi. Kita akan upayakan agar pelaksanaan pembangunan di Sumut memiliki standarisasi dalam pengerjaannya di lapangan. Termasuk material dalam teknis pelaksanaannya, harus diatur," ujar Nezar, Minggu (26/10).

Sementara dari komisi A, Yasyir Ridho Loebis menyebutkan rapat komisi perdana akan membahas laporan warga baik yang telah diarsipkan maupun yang terdahulu, namun belum selesai. "Pertama persoalan tanah, kalau kita lihat, peran pemerintah masih kurang. Termasuk soal pengelolaan perusahaan, bisa dikatakan ada semacam pembiaran seperti kekosongan Dirut di BUMD, dan itu juga persoalan," katanya.

Ketua Komisi E Efendi Panjaitan, menyebutkan, pihaknya akan membahas persoalan yang menjadi skala prioritas dalam rapat internal hari ini. Laporan dari warga sendiri, ia mencatat setidaknya ada 7 laporan. Namun ada juga yang dianggap sudah selesai dan tidak perlu lagi penanganan dari DPRD.

Wakil Ketua Komisi B Ikrimah Hamidy menyebutkan pihaknya membahas perkenalan dengan mitra kerja, mekanisme internal dan rencana rapat dengar pendapat.
[mb/hm]

App Android Klik Disini )|( App Blackberry Klik Disini

Ini Susunan Pimpinan Komisi dan Alat Kelengkapan Dewan DPRD Sumut


pkssumut.or.id, 
Alat kelengkapan dewan DPRD Sumut akhirnya ditetapkan dan diumumkan pada rapat paripurna bersamaan dengan Pelantikan Pimpinan DPRD Sumut , Jumat (24/10/2014).

Adapun Susunan posisi pimpinan komisi sebagai berikut:

Komisi A - Bidang Pemerintahan
Koordinator: Ruben Tarigan
Ketua: Toni Togatorop (Partai Hanura)
Wakil Ketua: FL Simanjuntak (Partai Golkar)
Sekretaris: Ronny Reynaldo (Partai Demokrat)


Komisi B: Bidang Perekonomian
Koordinator: Zulkifli Effendi Siregar
Ketua: Donald Lumbanbatu (Partai Gerindra)
Wakil Ketua: Ikrimah Hamidy (PKS)
SeKretaris: Indra Alamsyah (Partai Golkar)

Komisi C: Bidang Keuangan
Koordinator: Parlinsyah Harahap
Ketua: Muchrid Nasution (Partai Golkar)
Wakil Ketua: Yulizar Parlagutan (PPP)
Sekretaris: Ajie Karim (Partai Gerindra)
       
Komisi D: Bidang Pembangunan
Koordinator: Ajib Shah
Ketua: Mustofawiyah (Partai Demokrat)
Wakil Ketua: Muhammad Nezar Djoeli (Partai Nasdem)
Sekretaris: Analisman Zalukhu (PDI Perjuangan)

Komisi E: Bidang Kesejahteraan Rakyat
Kordinator: HT Milwan
Ketua: Efendi Panjaitan (PDI Perjuangan)
Wakil Ketua: Syahrial Tambunan (Partai Demokrat)
Sekretaris: Firman Sitorus (Partai Hanura)

Badan Kehormatan
Ketua: Ramses Simbolon (Partai Gerindra)
Wakil Ketua: Syamsul Qodri Marpaung (PKS)

Badan Legislasi
Ketua: Leonard Surungan Samosir (Partai Golkar)
Wakil Ketua: Philips Perwira Juang Nehe (Partai Kebangkitan Bangsa). [hm]

App Android Klik Disini )|( App Blackberry Klik Disini

Inilah Pimpinan DPRD Sumut

pkssumut.or.id,  Pimpinan DPRD Sumut dan alat kelengkapan dewan akhirnya ditetapkan dan diumumkan pada rapat paripurna, Jumat (24/10/2014). Pimpinan alat kelengkapan dewan dibagi secara proporsional. Pelantikan pimpinan DPRD Sumut periode 2014 - 2019 dilakukan oleh Ketua Pengadilan Tinggi Sumatera Utara.

Berikut ini susunan pimpinan DPRD Sumut:

Ketua DPRD: Sumut Ajib Shah (Partai Golkar)
Wakil Ketua DPRD:
Ruben Tarigan (PDI Perjuangan)
HT Milwan (Partai Demokrat)
Parlinsyah Harahap (Partai Gerindra)
Zulkifli Effendi Siregar (Partai Hanura)

Selain pelantikan Pimpinan DPRD Sumut dan susunan alat kelengkapan dewan, pada rapat paripurna tersebut juga melantik anggota DPRD Sumut, Wagirin Arman dari Fraksi Partai Golkar yang tidak ikut pelantikan pada September lalu, disebabkan sakit.[hm]


Baca Juga:
Susunan Alat Kelengkapan dewan

App Android Klik Disini )|( App Blackberry Klik Disini

Inilah Susunan Lengkap 'Kabinet Kerja' Jokowi-JK 2014-2019


pkssumut.or.id, JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah mengumumkan susunan kabinetnya di halaman Istana Negara, Minggu (26/10/14) pukul 17.30 WIB. Kabinet ini diberi nama Kabinet Kerja. Pengumuman ini dilakukan pada hari keenam setelah Jokowi-JK dilantik.
Dalam mengumumkan kabinet, Jokowi didampingi Wapres JK, Ibu Negara Iriana dan Ibu Mufidah Jusuf Kalla. Jokowi juga memanggil dan memperkenalkan 34 menterinya satu per satu.

Berikut susunan kabinet selengkapnya:

Presiden RI : Joko Widodo
Wakil Presiden RI : M Jusuf Kalla


1. Menteri Sekretaris Negara : Praktino
2. Menteri Perencanaan Pembangunan Negara/Kepala Bappenas: Andrinof Chaniago

3. Menko Bidang Kemaritiman: Indroyono Soesilo
4. Menteri Perhubungan: Ignasius Jonan
5. Menteri Kelautan dan Perikanan: Susi Pudjiastuti
6. Menteri Pariwisata: Arief Yahya
7. Menteri Energi dan Sumberdaya Mineral: Sudirman Said

8. Menko Bidang Polhukam: Tedjo Edy Purdijatno
9. Menteri Dalam Negeri: Tjahjo Kumolo
10. Menteri Luar Negeri: Retno Lestari Priansari Marsudi
11. Menteri Pertahanan: Ryamizard Ryacudu
12. Menteri Hukum dan HAM: Yasonna H Laoly
13. Menteri Komunikasi dan Informatika: Rudiantara
14. Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi: Yuddy Chrisnandi

15. Menko Bidang Perekonomian: Sofjan Djalil
16. Menteri Keuangan: Bambang Brodjonegoro
17. Menteri BUMN: Rini M Soemarno
18. Menteri Koperasi dan UMKM: Anak Agung Gde Ngurah Puspayoga
19. Menteri Perindustrian: M Saleh Husin
20. Menteri Perdagangan: Rachmat Gobel
21. Menteri Pertanian: Amran Sulaiman
22. Menteri Ketenagakerjaan: Hanif Dhakiri
23. Menteri PU dan Perumahan Rakyat: Basuki Hadi Muljono
24. Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan: Siti Nurbaya
25. Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN: Ferry Mursyidan Baldan

26. Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan: Puan Maharani
27. Menteri Agama: Lukman Hakim Saifuddin
28. Menteri Kesehatan: Nila F Moeloek
29. Menteri Sosial: Khofifah Indar Parawansa
30. Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak: Yohana Yambise
31. Menteri Kebudayaan dan Pendidikan Dasar dan Menengah: Anies Baswedan
32. Menteri Ristek dan Pendidikan Tinggi : M Nasir
33. Menteri Pemuda dan Olahraga: Imam Nahrawi
34. Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi: Marwan Ja'far



*detik.com


App Android Klik Disini )|( App Blackberry Klik Disini

Gubsu dan Istri Sutias, Terima Penghargaan dari Menkes

Di posting oleh admin PKS SUMUT pada Kamis, 23 Oktober 2014


pkssumut.or.id, MEDAN - Gubernur Sumatera Utara  Gatot Pujo Nugroho, bersama ketua TP PKK  Sutias Handayani Gatot Pujo Nugroho direncanakan akan mendapatkan penghargaan Manggala Karya Bakti Husada (MKBH) dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Gubsu dan Sutias menerima Tim Seleksi Administrasi Penilai Penghargaan.

Menkes memberikan apresiasi dan penghargaan kepada individu maupun lembaga yang telah secara nyata memberikan dukungan kontribusi dalam bentuk komitmen yang luar biasa serta berjasa dalam pembangunan bidang kesehatan. Penghargaan diberikan kepada perorangan yang akan menerima.

"Sebagai pemimpin daerah saya sangat konsen terhadap kesehatan masyarakat Sumut. Dan ini saya anggap sebagai kewajiban khususnya tujuan saya untuk melihat warga Sumut sehat dan mendapat pelayanan kesehatan yang baik,"kata Gubsu ketika menerima audiensi tim seleksi administrasi penilaian Menkes diantaranya  Embry Netty, Kabiro (Ketua), Kuwat Sri (Sesditjen Bina Gizi KIA), serta Atik dan Ahmad yang keduanya Irjen di ruang kerja kantor Gubsu Lt 10 siang tadi di  Jalan Dipenegoro Medan, kemarin.

Pada kesempatan itu Gubsu mengatakan Pemerintah SUmatera Utara sangat serius meningkatkan pembangunan kesehatan ,sehingga baik Pemprovsu maupun TP PKK Provsu berkerja untuk kesehatan masyarakat bukan dikarenakan adanya penghargaan.

Kendati demikian kedatangan Tim Pusat Pemberian Penghargaan mendapat sambutan sangat baik oleh Gubsu dan Ketua TP PKK Provsu, "Dengan kedatangan tim pusat Menkes ,kami bisa mengetahui sejauh mana dan apa kekurangan untuk pembangunan kesehatan di Sumut,"papar Gubsu yang mencanangkan Jaminan Kesehatan Nasional (BPJS) untuk semua masyarakat Sumut.

Adapun dukungan Gubernur dalam pembangunan kesehatan diantaranya regulasi dan kebijakan (Perda/Pergub/Surat Edaran, Surat Keputusan) terdiri dari Kesepakatan bersama antara Provsu dengan Polda Sumut No 415.4/2180/2014 dan 01/III/2014 tentang kerjasama dengan penanganan medis terhadap masyarakat miskin dan tidak mampu yang menjadi tahanan kepolisian daerah.

Selain itu keputusan Gubsu no 188.44/365/KPTS/2014 tentang penetapan RSU Haji Medan Provsu sebagai badan Layanan Umum Daerah

Begitu juga dengan TP PKK, Sutias mengatakan melalui gerakan Posyandu pihaknya bisa menjalani kesehatan balita, ibu hamil dan kaum lanjut usia.

Melalui program Bangun Desa Mandiri dan Terpadu agar terciptanya Desa Sehat, "Peran Desa Sehat tidak hanya tanggung jawab Dinas Kesehatan setempat melainkan masyarakat melalui gerakan PKK," jelas Sutias.

Sementara Ketua Tim Pusat Penilaian dr Embry Netty mengatakan pihaknya melakukan verifikasi data di lapangan selama dua hari. Yang tujuannya dapat melihat langsung kegiatan yang selama ini dilakukan baik oleh Gubsu maupun Ketua TP PKK.

"Secara administrasi penilaian usulan penghargaan Manggala Karya Bakti Husada (MKBH) bagi Gubsu dan mitra bakti Husada (MBH) bagi Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Sumut telah dinyatakan lulus seleksi Administrasi. Selama dua hari menverifikasi data di seluruh daerah Sumut, kami akan membawa ke Menteri Kesehatan,"ujar Embry yang juga memaparkan tak hanya Sumut yang mendapat penghargaan kesehatan ada dua daerah lainnya yakni Jawa Timur dan Gorontalo. [WOL]

 

App Android Klik Disini )|( App Blackberry Klik Disini

Isteri Wakil Wali Kota Bandung Terima Penghargaan dari Jepang

Di posting oleh admin PKS SUMUT pada Rabu, 22 Oktober 2014

pkssumut.or.id, BANDUNG - Istri Wakil Wali Kota Bandung, Siti Muntamah, A.Md., mendapatkan penghargaan dari Universitas Katakyushu Laboratorium Matsumoto karena dinilai berhasil membidani bank sampah di Kota Bandung. Penyerahan penghargaan tersebut dilakukan oleh Prof. Martsumoto Toru di RW 10 Kelurahan Dago, Kecamatan Coblong, Selasa (21/10/2014). Acara tersebut, dihadiri Wakil Wali Kota Bandung, Oded M. Danial yang merupakan kader PKS.

Prof. Matsumoto Toru mengaku sangat terkesan dengan pengolahan sampah melalui sistem bank sampah yang dipelopori LSM Hijau Lestari yang dibina siti Muntamah. Ia telah banyak mengunjungi daerah yang mengelola bank sampah, namun bank sampah di Kota Bandung lebih bagus.

"Karena itu, kami tertarik untuk melakukan penelitian mengenai pengelolaan sampah di Kota Bandung," ujarnya.

Semenrtara itu Siti Muntamah menyatakan, lahirnya LSM Hijau Lestari disadari dari keprihatinannya terhadap permasalahan sampah di Kota Bandung. Sejak tahun 2006, ia mulai mengajak masyarakat untuk peduli dan mengatasi masalah sampah melalui bank sampah.

"Alhamdulilah sudah ada 100 titik bank sampah yang tersebar di RW. Dan sudah ada 35 titik bank sampah yang maju. Bahkan bank sampah di RW 10 Kel. Dago, Kec. Coblong ini sudah memiliki tabungan sebesar Rp 20 juta dalam kurun waktu setahun ini," katanya. [galamedia]

 

App Android Klik Disini )|( App Blackberry Klik Disini

Pak Habibie, Suka Jadi Presiden Atau Buat Pesawat? Ini Jawabannya...

Di posting oleh admin PKS SUMUT pada Selasa, 21 Oktober 2014



pkssumut.or.id, Ketika Pak Habibie ditanya:

"Lebih suka jadi presiden atau bikin pesawat?"

Beliau menjawab:

"Saya lebih suka bikin pesawat. Semua rasional dan tidak ada pikiran yang tidak jujur dan tidak transparan, karena jikalau ada manipulasi, pesawat terbang akan jatuh!"

******

Manipulasi dan ketidak jujuran pada pesawat akan membawa dampak instan, langsung kelihatan akibatnya. Makanya tidak ada orang yang berani manipulasi dan dusta dalam membuat pesawat.

Beda dengan memimpin sebuah negara, sekalipun dustanya sudah menyesak sampai ke langit dan ke dasar bumi, mengeruhkan seluruh air laut, mengotori seluruh udara, namun dampaknya tidak akan langsung terasa.

Oleh karena itu, orang tidak segan dan malu berdusta dalam masalah ini. Bahkan tidak ada kecemasan dan ketakutan.

Padahal kehancuran sebuah pesawat, bahkan seribu pesawatpun tidaklah sebahaya hancurnya sebuah bangsa atau peradaban.

Sementara dusta dapat merusak dan memporak porandakan sendi-sendi akhlak atau moral anak bangsa. Dan bila akhlak itu sudah hilang maka tidak ada arti keberadaan fisik sebuah peradaban.

Sebagaimana yang dikatakan oleh penyair Ahmad Syauqi:

إنما الأمم أخلاق ما بقيت فإن همو ذهبت أخلاقهم ذهبوا

"Sebuah peradaban itu tetap eksis selama akhlaknya masih ada. Bila akhlaknya sudah lenyap maka lenyap pulalah peradaban itu."

Tidak cukup hanya sekedar jadi orang jujur, tapi lawanlah dusta itu, jangan biarkan, jangan diamkan, apalagi ikut pula membenarkan dan mendukungnya......

Kalau kita tidak ingin kehilangan generasi penerus!


Oleh: Zulfi Akmal
 
 

App Android Klik Disini )|( App Blackberry Klik Disini

Anis Matta: Beri Kesempatan Buat Jokowi Realisasikan Janji


pkssumut.or.id, JAKARTA – Presiden PKS, Anis Matta, mengimbau kepada seluruh rakyat Indonesia untuk memberikan kesempatan kepada Presiden Jokowi melaksanakan janji yang pernah diutarakannya.

“Mari beri kesempatan kepada beliau melaksanakan itu semua,” imbuhnya, saat diwawancarai stasiun TV swasta, di Jakarta, Senin (20/10)

Dia menyatakan semua ide, gagasan, konsep, dan janji – janji, harus dilaksanakan di lapangan. Ketika itu terjadi, maka tentu Jokowi dan jajarannya di pemerintahan akan bersentuhan dengan rakyat, dengan manusia.

Namanya mengelola manusia tentu ada trial dan error. “Tapi tentu tidak bisa jika error terus yang terjadi. Ini akan menjadi sorotan,” imbuh Anis.

Pihaknya akan berdiri bersama koalisi merah putih (KMP) untuk menjadi penyeimbang. PKS, menurutnya akan menjadi penyeimbang. Selama program Jokowi prorakyat tentu akan mendapat dukungan. “Kamipun akan mendukung,” imbuhnya.

Namun sebaliknya, bila program yang dijalankan bertentangan dengan semangat prorakyat, maka akan dikritisinya. [ROL]



App Android Klik Disini )|( App Blackberry Klik Disini

PKS Siap Usung Kader Internal Saat Pemilihan Walikota Semarang

pkssumut.or.id, SEMARANG – Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera Kota Semarang dipastikan mengusung kader internal pada Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Semarang 2015.

Menurut Koordinator PKS Kota Semarang Nur Kholis Majid di Semarang, Senin, kepastian PKS usung kader internal diputuskan dalam Musyawarah Kerja Daerah DPD PKS Kota Semarang yang digelar, Minggu (19/10/2014).

Untuk memantapkan langkah menyeleksi kader calon wali kota, kata dia, PKS membentuk Tim Optimalisasi Pemenangan Pilkada (Tomda) yang ditujukan membuat langkah-langkah strategis pemenangan.

Pembentukan tim tersebut, kata dia, sebagai langkah persiapan karena pelaksanaan pilwakot yang tidak lama lagi meski diperkirakan pelaksanaannya molor dari semula April menjadi Desember 2015.

Diketuai oleh Ketua DPD PKS Kota Semarang Agung Budi Margono, lanjut dia, keberadaan tim tersebut diharapkan bisa menyukseskan dan memenangkan kader dalam pesta rakyat lima tahunan itu.

“Ini adalah langkah persiapan PKS menuju Pilwakot Semarang 2015. Kami harapkan dengan persiapan yang lebih dini akan memberikan peluang yang lebih baik dalam pelaksanaan pilwakot nanti,” katanya.

Meski sampai saat ini belum jelas pilkada tetap digelar langsung atau tidak langsung, Kholis memastikan proses persiapan dan langkah-langkah yang dilakukan PKS dalam mencalonkan kader tetap berjalan.

Sebelumnya, PKS Kota Semarang telah menjaring aspirasi kader berkaitan dengan Pilwakot Semarang 2015, melalui pemilu internal beberapa waktu lalu yang memunculkan nama-nama yang direkomendasikan.

Dari hasil pemilu internal itu, kata dia, muncul nama-nama kader PKS yang direkomendasikan maju sebagai calon wali kota dalam Pilwakot Semarang 2015, dan selanjutnya akan dilakukan pembahasan.

“Siapa-siapa kader yang layak diajukan PKS sudah ada di data kami, selanjutnya kami akan melakukan pembahasan lebih detail. Rencananya, dalam waktu dekat akan kami munculkan,” pungkas Kholis. [solopos]

 

App Android Klik Disini )|( App Blackberry Klik Disini

Presiden PKS Pertanyakan Makna Perayaan Pelantikan Jokowi


pkssumut.or.id, JAKARTA - Pelantikan Presiden terpilih sudah berlalu diiringi dengan hingar bingar Pesta Rakyat. Dari mulai arak-arakan hingga konser diselenggarakan secara berturut-turut.

Menurut Presiden PKS, Anis Matta, semua perhelatan akbar Pelantikan Presiden belum memiliki makna yang dalam bagi bangsa. "Apa makna dari perayaan hari ini?", ungkapnya, Senin (20/10). Karena euforianya hanya berlalu begitu saja.

Sebagai anggota Koalisi Merah Putih PKS sudah berkomitmen untuk turut serta mendukung pemerintah terpilih. Namun Partai ini tidak sungkan untuk melancarkan kritikan dan pengawalan ketat terkait kinerja Presiden.

Melalui akun Twitternya, Wakil Ketua MPR dari PKS, Hidayat Nur Wahid menyatakan, "Komitmen sukseskan pelantikan sudah dipenuhi, sumpah jabatan sudah jadi deklarasi, rakyat dan negara menanti bukti janji Presiden Jokowi." [ROL]



App Android Klik Disini )|( App Blackberry Klik Disini

Kabar Parlemen

More Post »

Kabar PKS

More Post »

Kabar Indonesia

More Post »

Tausiah

More Post »

Dunia Islam

More Post »

Opini

More Post »

Inspirasi

More Post »

Kultwit

More Post »
 
Support : PKS Sumatera Utara | Facebook | Twitter
Jl Kenanga Raya No. 51 Medan 20132, Telp. (061) 8210322 Fax. (061) 8213723
Template Modify by Creating Website
Proudly powered by Blogger