Berita Terkini

Sutias Isteri Gubsu Raih Satyalencana Kebaktian Sosial

Di posting oleh admin PKS SUMUT pada Senin, 22 Desember 2014


pkssumut.or.id, MEDAN - Ketua Badan Koordinasi Kegiatan Kesejahteraan Sosial (BK3S) Provinsi Sumatera Utara, Sutias Handayani Gatot Pujo Nugroho meraih penghargaan Satyalencana Kebaktian Sosial dari Presiden. Penghargaan diberikan pada puncak acara peringatan Hari Kesetiakawanan Nasional (HKSN)  di Jambi Selatan, Provinsi Jambi, Sabtu (20/12).

Sutias dianggap berjasa atas upayanya mendorong peningkatan kesejahteraan sosial di tengah masyarakat Sumatera Utara.

Penghargaan diserahkan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Indroyono Soesilo mewakili Presiden Joko Widodo. Acara yang berlangsung di eks Arena MTQ itu juga dihadiri Menteri Sosial Khofifah Indra Parawansa.

Satya Lencana Kebaktian Sosial merupakan penghargaan dari presiden yang diberikan kepada warga negara yang mempunyai prestasi di bidang sosial dan kemanusiaan. Sutias melalui aktivitasnya di BK3S Provinsi Sumatera Utara aktif menumbuhkembangkan semangat kesetiakawanan  dan gotongroyong di tengah masyarakat.

Melaui BK3S, Sutias yang juga Ketua Tim Penggerak PKK Sumut ini menggagas berbagai program yang melibatkan unsur pemerintah, swasta  dan masyarakat di antaranya melalui integrasi program pemerintah dan CSR (Corporate Social Responsibility). Salah satu program yang dilakukan misalnya  melaksanakan perbaikan (rehab) rumah tidak layak yang dihuni para lanjut usia di Medan.

Dengan anggaran dari berbagai pihak yang berhasil digalang BK3S Provsu serta dibantu gotong royong warga sekitar, puluhan warga lanjut usia dapat menikmati hunian yang layak.

Bantu Pengungsi

Di samping itu, Sutias juga aktif membantu pengungsi korban erupsi Gunung Sinabung melalui penggalangan bantuan-bantuan agar para pengungsi dapat hidup lebih layak. Sutias misalnya kerap bolak-balik Medan-Kabanjahe untuk menyerahkan bantuan sekaligus memotivasi warga korban bencana. Memberikan kata-kata penyemangat juga rutin dilakukannya kepada kelompok masyarakat yang membutuhkan.

Baru-baru ini Sutias memotivasi penyandang disabilitas di Sumut khususnya anak-anak untuk tegar dan semangat dalam meraih cita-cita saat mengunjungi dan menyerahkan bantuan kepada Panti Asuhan Tuna Rungu dan Tuna Netra Yayasan Karya Murni, Medan.

Sutias menganggap sebagai suatu kewajiban untuk saling membantu kepada sesama tanpa mengenal agama, suku dan golongan. “Dalam setiap ajaran agama pastilah kita dianjurkan untuk saling membantu,” ujarnya.

Usai menerima penghargaan Satyalancana Kebaktian Sosial Sutias mengungkapkan dirinya semakin tertantang untuk berbuat lebih banyak untuk masyarakat.

Sementara pada peringatan HKSN di Jambi, Presiden dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Indroyono mengingatkan, semangat KSN adalah nilai yang maha agung.

“Hanya dengan semangat kesetiakawanan sosial bangsa Indonesia dapat melakukan perjuangan dan meraih kemenangan,” ujarnya. 

Sementara itu Mensos Khofifah menjelaskan peringatan HKSN kali ini, bertajuk ‘Bersatu untuk Sesama’. Bersatu berarti segenap komponen bangsa bisa saling kerja sama, membantu, peduli, dan menyelesaikan permasalahan sosial.

“Sedangkan arti sesama, memandang masyarakat Indonesia secara keseluruhan adalah sama dan menciptakan rasa keadilan sosial,” papar Khofifah sembari mengatakan HKSN 2015 direncanakan akan diselenggarakan di NTT. [analisadaily]

 

App Android Klik Disini )|( App Blackberry Klik Disini

Semarakan Hari Ibu, DPW PKS Sumsel Adakan TFT Konselor Keluarga


pkssumut.or.id, PALEMBANG – Keluarga menjadi perhatian yang sangat serius bagi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), tidak terkecuali Dewan Pengurus Wilayah(DPW) PKS Sumsel. PKS menganggap keluarga adalah aset paling berharga bagi bangsa dan negara serta ummat. Untuk itu, DPW PKS Sumsel melalui Bidang Perempuan menggelar Training For Trainer (TFT) Konselor Keluarga (21/12). Acara yang diadakan di Aula DPW PKS Sumsel tersebut dihadiri perwakilan dari masing-masing DPD PKS se-Sumsel.

Ketua Bidang Perempuan DPW PKS Sumsel Ir. Hj. Fanin Nurlita Nainggolan, M.Si dalam sambutannya menyampaikan dihadapan 76 peserta bahwa acara tersebut dalam rangka memperingati hari ibu yang jatuh pada 22 Desember esok. Fanin yang juga mewakili Ketua DPW PKS Sumsel mengatakan kegiatan tersebut dalam rangka memperkokoh keluarga kader PKS secara khusus dan masyarakat secara umum. Maka dari itu, menurutnya peserta TFT tersebut mewakili DPD masing-masing agar konselor keluarga tersebar di seluruh pelosok daerah di Sumsel.

Penulis buku tentang keluarga muslim sekaligus trainer dan konselor kondang Rumah Keluarga Indonesia (RKI) Cahyadi Takariawan (Pak Cah) diminta secara khusus untuk menjadi narasumber. Dalam pemaparannya, Pak Cah menjelaskan bahwa seorang konseling itu hanya proses, jadi konselor hanya bertugas membantu.

“Seorang konselor itu hanya bertugas sebagai fasilitator, membantu, bukan menyelesaikan masalah,” paparnya pria yang berdomisili di Yogyakarta ini.

Pak Cah menambahkan yang bisa menyelesaikan masalah itu adalah orang yang bersangkutan itu sendiri. Jadi untuk berubah atau menyelesaikan masalah sangat bergantung dari kemauan klien, apakah dia mau selesai dan berubah atau tidak. [pkssumsel]

 

App Android Klik Disini )|( App Blackberry Klik Disini

Perempuan PKS Minta Pemerintah Perhatikan Peran Ibu


pkssumut.or.id, JAKARTA - Profesi Ibu merupakan amanah yang strategis dan tidak bisa dipandang sebelah mata. Pada diri seorang Ibu bergantung masa depan bangsa. Demikian disampaikan Ketua Bidang Perempuan (Bidpuan) Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Keadilan Sejahtera, Anis Byarwati, di Kantor DPP PKS, Jakarta, Senin (22/12).

Lebih lanjut Anis mengatakan Ibu adalah sebuah kata sarat makna, mulai melahirkan hingga menumbuhkembangkan generasi penerus bangsa. "Ibu-lah yang melahirkan generasi, menjaganya dengan kasih dan kelembutan, mendidik dengan segenap waktu dan tenaga, hingga selalu siaga walau lelah dan letih," katanya.

Ibu pula, kata Anis, pribadi dengan tangan yang sigap menyelesaikan berbagai persoalan rumah tangga. "Meskipun letih, Ibu masih menyempatkan diri menyapa setiap jiwa dalam rumah guna melepaskan semua gundah," ujarnya.

Memandang profesi Ibu sangat luar biasa, jelas Anis, Bidpuan DPP PKS memberikan apresiasi tertinggi kepada semua Ibu di Indonesia dalam memaknai peringatan Hari Ibu 2014. Dengan tema "Terimakasih Ibu", Bidpuan mengajak masyarakat dan seluruh elemen bangsa untuk mengingat, merenungkan, dan lebih menghargai segala jerih payah seorang Ibu.

"Salah satu bentuk apresiasi Bidpuan PKS kepada para Ibu ialah kami mendorong negara, provinsi, dan pemerintah kota/kabupaten untuk memberikan berbagai kemudahan kepada seorang Ibu dalam menjalankan perannya," tegas Anis.

Negara, menurut Anis, memiliki peran strategis guna memberikan kenyamanan bagi para Ibu dalam menjalankan peran peradabannya. Ia memberikan contoh antara lain advokasi cuti menyusui dan tempat bermain terbuka bagi anak-anak.

"Negara seharusnya mewajibkan setiap penyedia pekerjaan untuk memberikan cuti menyusui minimal enam bulan, agar Ibu pekerja dapat menyusui bayinya secara eksklusif dengan nyaman. Selain itu, baik pemerintah pusat maupun daerah perlu membangun tempat-tempat bermain terbuka bagi anak-anak di berbagai sudut kota atau wilayah. Sehingga, para Ibu rumah tangga dapat mengasuh anak-anaknya dengan berbagai alternatif permainan edukatif. Dan masih banyak lagi kebijakan yang dapat dilakukan untuk mempermudah peran para Ibu," tutup Anis. [pks.or.id]



App Android Klik Disini )|( App Blackberry Klik Disini

PKS Tak Mau Asal Putuskan Terkait Pilkada Serentak

pkssumut.or.id, JAKARTA - Wakil Ketua Komisi II DPR Mustafa Kamal mengatakan, pihaknya tidak ingin terburu-buru dalam membuat pernyataan apakah pilkada serentak harus diundur di 2016 atau tetap di 2015.

Karena, Komisi II ingin mendengar penjelasan resmi dari pemerintahan baru di DPR karena, yang membuat Perppu Pilkada ini adalah pemerintah lama.

“Kita mau tahu pandangan pemerintah baru terhadap perppu. Barulah kita bisa menentukan langkah selanjutnya, jadi prosedur formalnya harus kita tempuh dulu,” kata Mustafa kepada KORAN SINDO, Minggu 21 Desember 2014.

Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini mengakui, secara teknis tidak mudah melaksanakan pilkada serentak.

Tapi, kalau harus menunda pilkada serentak dalam rentang waktu tertentu, ada konsekuensi yang harus diambil. Yakni menunjuk sejumlah pejabat (Pj) pelaksana tugas (Plt) untuk mengisi kekosongan kepemimpinan di sejumlah daerah.

“Sementara Pj dan Plt ini pengalamannya tidak selalu sehat, karena ada yang menjadikan ini aji mumpung, melakukan perombakan perjanjian dan kebijakan lainnya,” jelas Mustafa.

Sehingga sambungnya, kalau ditunda terlalu lama maka akan berbahaya bagi jalannya pemerintahan daerah yang sehat. Oleh karena itu, dalam hal ini DPR ingin agar persoalan ini dibacarakan secara bersama-sama antara DPR, Kemendagri, dan KPU.

“Kita tidak mau berdasarkan perkiraan. Karena yang punya hitung-hitungan teknis adalah KPU,” terangnya.

Menurut Mustafa, dalam hal Perppu Pilkada, DPR juga memerlukan terobosan politik layaknya revisi UU Nomor 17/2014 tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD baru-baru ini.

Karena, harus diakui bahwa UU juga punya keterbatasan sehingga, antara DPR, Kemendagri, dan KPU harus membicarakan jalan keluarnya secara terbuka.

“Jadi bagaimana jika kita jadikan pengalaman UU MD3 itu sebagai yurisprudensi untuk membuat terobosan serupa,” pungkasnya. [sindonews]



App Android Klik Disini )|( App Blackberry Klik Disini

PKS Setujui Adanya Ganti Rugi Korban Lapindo

Di posting oleh admin PKS SUMUT pada Jumat, 19 Desember 2014


pkssumut.or.id, JAKARTA - Langkah pemerintah menalangi ganti rugi korban semburan lumpur lapindo dari APBN senilai Rp781 miliar, dikritik anggota DPR.

Anggota Komisi V DPR Abdul Hakim menyatakan secara prinsip korban harus segera mendapat ganti rugi, tapi negara jangan terbebani.

"Banyak aspek yang harus dipertimbangkan. Intinya saya setuju perlu ada solusi yang cepat untuk mengganti kepada rakyat (korban Lapindo), sebisa mungkin negara tidak terbebani," kata Abdul Hakim saat dikonfirmasi via pesan singkat, Jumat (19/12).

Politikus PKS ini mengingatkan agar pemerintah memikirkan dengan matang berdasarkan kajian sebelum menalangi apa yang menjadi kewajiban PT Minarak Lapindo Brantas.

"Apakah dengan memakai APBN tidak akan semakin membebani keuangan negara," tanya dia.

Pertimbangan menurutnya perlu dilakukan karena sebelumnya Presiden Joko Widodo ingin memiliki ruang fiskal yang memadai untuk membangun infrastruktur. Sampai-sampai kebijakan tidak populis menaikkan harga BBM bersubdi pada saat harga minyak dunia turun harus dia tempuh.

"Tetapi prinsip dasar, ganti rugi kepada rakyat harus secepatnya bisa terselesaikan. Yang merupakan tanggungjawab PT Minarak Lapindo, coba dikaji yang lebih dalam, apakah hanya itu solusinya," ujar Abdul Hakim.

Apalagi kebijakan ini disebut-sebut menggunakan APBN, tepatnya dana cadangan BA99. Jika ini benar, maka pemerintah juga harus meminta persetujuan DPR. Hakim juga mengatakan komisi XI DPR tentunya akan ikut mengkaji rencana pemerintah membeli Lapindo ini.

"Biar teman-teman di komisi XI DPR mengkajinya lebih lanjut, apakah nilai pasar PT Minarak Lapindo, jika saja dibeli oleh pihak lain atau swasta itu berapa. Apakah cukup untuk menutup yang menjadi tanggungjawab PT Minarak," tandasnya. [jpnn]

 

App Android Klik Disini )|( App Blackberry Klik Disini

Satrya Himbau Kadis Pemda Provsu Agar Serius Sosialisasikan Pergub Pemutihan PKB


pkssumut.or.id, DELI SERDANG - Satrya Yudha Wibowo, ST anggota komisi C DPRD Provinsi Sumatera Utara melakukan kunjungan ke UPT Samsat Lubuk Pakam, Kamis pagi (18/12/14). UPT Samsat merupakan salah satu mitra kerja dari komisi C yakni komisi yang membidangi keuangan.

Kunjungan kali ini bertujuan untuk memastikan pelaksanaan Peraturan Gubernur (Pergub) Sumatera Utara Nomor 25 Tahun 2014 tentang pemutihan tunggakan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan bea balik nama kendaraan bermotor yang berlaku hingga 31 Desember mendatang. Apalagi Kabupaten Deli Serdang merupakan daerah pemilihan Satrya.

Saat kunjungan Satrya ke UPT Samsat Lubuk Pakam, ternyata dilapangan masyarakat banyak yang tidak mengetahui tentang adanya Pergub Nomor 25/2014 ini. “Dispenda kurang mensosialisasikan Pergub Nomor 25 Tahun 2014 tentang pemutihan tunggakan pajak dan bea balik nama kendaraan bermotor.” Ujar Satrya Yudha Wibowo yang juga merupakan anggota Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Bahkan ungkap Satrya, Kepala UPT Samsat Lubuk Pakam Asnanuddin Dalimunte sampai pukul 11 belum juga hadir. Apalagi pegawai yang hadir saat itu juga belum bisa memastikan ada tidaknya agenda Kepala UPT Samsat.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Deli Serdang Drs. H. Asrin Naim yang turut hadir juga membenarkan bahwa pihaknya juga tidak mengetahui adanya Pergub Nomor 25 Tahun 2014 tentang pemutihan tunggakan pajak dan bea balik nama kendaraan bermotor ini.

Oleh sebab itu Satrya menghimbau Kadis Pemda Provinsi Sumatera Utara agar serius mensosialisasikan Pergub Nomor 25/2014 ini kepada masyarakat. Sehingga masyarakat antusias untuk membayar pajak kendaraan bermotor. Ini akan menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD) untuk tahun 2014. Apalagi Pergub ini hanya berlaku sampai akhir Desember 2014.

Satrya juga meminta agar armada pelayanan SIM keliling dapat ditambah, karena saat ini hanya ada 1 armada.  dan Kecamatan Batang Kuis untuk dimasukkan kedalam wilayah kerja UPT Samsat Lubuk Pakam. “Ini untuk memudahkan pendataan. Selain itu pengurusan pajak kendaraan bermotor, tak usah memakai berkas foto copy. Cukup membawa aslinya, agar lebih memudahkan masyarakat”. Ujarnya.

Selain Drs. H. Asrin Naim Sekda Kabupaten Deli Serdang, Satrya juga disambut oleh Kepala Sesi UPT Samsat Lubuk Pakam, dan Kepolisian. [nnd]

 

App Android Klik Disini )|( App Blackberry Klik Disini

Pemprov Lampung Perlu Perhatikan Konservasi Penyu

pkssumut.or.id, PESISIR BARAT – Selain sebagai pusat konservasi tukik jenis Belimbing, kawasan konservasi Penyu di Pekon Muara Tambule juga berpotensi menjadi pusat wisata edukasi. Oleh karena itu, meskipun secara struktural berada di bawah pembinaan Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat, kawasan tersebut penting mendapat perhatian dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung.

Pesan tersebut disampaikan Anggota DPRD Lampung, Akhmadi Sumaryanto saat mengunjungi kawasan konversi penyu dalam rangka reses hari ketiga di Kecamatan Ngambur, Kabupaten Pesisir Barat, Lampung, Rabu (17/12). Akhmadi mengatakan pemprov perlu memberikan perhatian mengingat kepedulian penjaga maupun masyarakat terhadap penyu sudah cukup tinggi.

“Jika ada penyu yang mendarat kemudian bertelur, penjaga bersama kelompok masyarakat sadar konservasi, telur dipindahkan di balai konservasi, hingga menetas lalu ditangkarkan sampai siap dilepasliarkan,’’ tutur Akhmadi.

Menurut Sekretaris Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tersebut, kawasan konservasi penyu telah menangkar dan melepasliarkan ribuan tukik (penyu anakan) jenis Penyu Belimbing. “Hampir setiap bulan ada saja induk penyu yang bertelur, kemudian dilepasliarkan di kawasan konservasi ini. Namun, paling banyak di antara bulan Agustus dan September,” kata Akhmadi.

Anggota Komisi II DPRD Lampung itu juga menyampaikan bahwa saat ini terdapat 121 tukik yang ditangkarkan dari 136 telur yang ditetaskan. Selain itu, masih ada 100 butir telur yang kemungkinan akan menetas seminggu lagi di kawasan konservasi sepanjang sekitar 10 KM tersebut. Sehingga, Akhmadi berharap Pemprov Lampung memberikan perhatian berupa insentif bagi penjaga, maupun peningkatan fasilitas, sarana, dan prasarana.

“Bangunan-bangunan dan sarana-sarana penunjang inilah yang patut menjadi perhatian Pemda Provinsi Lampung, apalagi telah banyak wisatawan asing yang berkunjung ke tempat ini,” kata Akhmadi yang merupakan anggota dewan dari daerah pemilihan (dapil) Tanggamus, Lampung Barat, dan Pesisir Barat itu. [pks.or.id]

 

App Android Klik Disini )|( App Blackberry Klik Disini

Nina Akbar Tandjung Kolaborasi Dengan Muslimah PKS Utamakan Pendidikan

Di posting oleh admin PKS SUMUT pada Kamis, 18 Desember 2014


pkssumut.or.id, JAKARTA – Istri dari Ketua DPR RI periode 1999-2004, Krisnina Akbar Tandjung memberikan apresiasinya terhadap kinerja Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Dia melihat, PKS mampu bekerja sama membangun Indonesia. Oleh karena itu, PKS harus mampu menjaga kebiasaan baik agar semakin dipercaya oleh masyarakat. Hal ini dikatakan oleh Krisnina saat dikunjungi pengurus Bidang Perempuan (Bidpuan) Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKS di kediamannya, Kawasan Jalan Purnawarman Kebayoran Baru, Selasa (16/12).

Krisnina menyatakan program Rumah Keluarga Indonesia yang dibuat oleh kader perempuan PKS sudah sesuai dalam menjawab permasalahan yang terjadi di Indonesia. Ia berharap muslimah PKS dapat menjalankan program lebih massif, terutama memberikan pendidikan kepada perempuan-perempuan yang mengalami keterbelakangan di Indonesia.

“Dengan posisi suami saya yang berada di pemerintahan, saya merasa harus melakukan hal yang lebih besar, hingga akhirnya saya mendirikan Yayasan Warna-Warni. Programnya kurang lebih sama dengan program Rumah Keluarga Indonesia yang dijalankan oleh kader perempuan PKS. Karena bagi saya, pendidikan merupakan hal yang paling utama untuk mampu mencetak generasi yang dapat lebih baik dari gurunya,” ujar perempuan yang akrab disapa Nina Akbar Tandjung ini.

Pentingnya mengutamakan pendidikan, lanjut Krisnina, disebabkan mundurnya nilai-nilai pendidikan di Indonesia. Karena seringkali pendidikan di Indonesia mengutamakan hal yang bersifat ritual dibandingkan fungsinya.

“Sehingga pemikiran anak bangsa Indonesia setelah lulus sekolah lebih memprioritaskan untuk bekerja menjadi pengikut, bukan bekerja menghasilkan karya untuk membangun masyarakat,” jelas Krisnina.

Di dalam kesehariannya, Krisnina melakukan penyuluhan untuk membina perempuan-perempuan, khususnya yang mengalami keterbelakangan pendidikan dan korban KDRT hampir di seluruh Indonesia. Permasalahan tersebut umumnya muncul karena ketahanan keluarga yang lemah. Oleh karena itu, Krisnina sangat mendukung fokus perjuangan Bidpuan PKS dalam penguatan ketahanan keluarga dan mengajak berkolaborasi.

Tidak hanya berbagi mengenai program pembinaan perempuan, Krisnina juga mengemukakan harapan dan memberi masukan kepada PKS. Menurutnya, sebagai partai yang bernuansa Islam, PKS harus benar-benar menjaga segala kebiasaan baik dan perlu menambah program yang lebih menyentuh masyarakat.

"Masukan saya untuk perempuan PKS agar mencoba mempelajari dan mengambil nilai-nilai baik dari program PKK (Pembinaan Kesejahteraan Keluarga),” pungkasnya

Silaturahim ke tokoh-tokoh nasional perempuan, termasuk Krisnina Akbar Tandjung, agenda Bidpuan DPP PKS dalam rangka menyambut Hari Ibu. Selain mempererat tali persaudaraan, kegiatan ini juga menjadi sarana mengetahui persepsi kaum perempuan terhadap PKS. Berbagai pendapat dari para tokoh diharapkan menjadi masukan membangun untuk PKS, sehingga dapat menjadi partai utama pilihan perempuan Indonesia. [pks.or.id]



App Android Klik Disini )|( App Blackberry Klik Disini

Gubsu Luncurkan Sertifikat ISO 9001: 2008 Manjemen Mutu BPPTSU


pkssumut.or.id, MEDAN – Gubernur Sumatera Utara (Gubsu), H Gatot Pujo Nugroho ST MSi, meminta Badan Pelayanan Perijinan Terpadu Sumatera Utara (BPPTSU) terus berupaya mewujudkan pelayanan prima walupun telah mendapatkan sertifikat ISO 9001:2008 Manajemen Mutu.

“Sebenarnya bicara soal perijinan mohon maaf tidak pun ada iso, seharusnya kita sudah menjadi orang mampu memberikan pelayanan perijinan terpadu karena nilai-bilai kearifan lokal kita dan nila-nilai budaya kita mengajarkan itu semua dalam ,” kata Gubsu saat memberikan sambutan kegiatan Launchin Sertifikasi ISO 9001:2008 BPPTSU, Selasa (16/12) di Ruang Martabe Lantai II Kantor Gubsu Jalan Diponegoro No.30 Medan.

Hadir dalam Lounching tersebut Ir Hasnop Putra dari American Syistem Regestration Internasional Indonesia, Achmad Tirmizi H ST MM selaku President Director PT Qims Intrasindo Consulting Training Asisten IV Pemprovsu HM Fitriyus, kepala BPPTSU Dr H Sarmadan Hasibuan SH MM dan undangan lainnya.

Menurut Gubsu, saat ini masyarakat memiliki daya kritis yang tinggi, sehingga tuntutan masyarakat akan terwujudnya pelayanan prima harus diwujudkan. Dan seharusnya kalau bisa dipermudah kenapa harus dipersulit.

“Kita harus tetap meningkatkan kualitas. Ayo kita berubah, ayo kita bangkit. Karena yang bisa merubah yang bisa bangkit adalah dimulai dari kita sendiri,” ujarnya.

Ada beberapa hal yang harus menjadi perhatian kita salah satunya faktor SDM yang harus ditingkatkan.

“Saya yakin dan saya sadari daya saing itu kuncinya dalah SDM hari ini kita dapatkan dan harus kita pertahankan dan kedepan harus kita tingkatkan,” harapnya.

Kepala BPPTSU Sarmadan Hasibuan melaporkan Badan pelayanan Perizinan Terpadu Sumatera Utara dituntut harus bekerja dengan standar, tersistem dan transparan, untuk itu setidaknya diperlukan tiga SOP utama yaitu SOP Kelembagaan, SOP Perijinan dan SOP tentang Tim Teknis. Untuk mengimplementasikan ketiga SOP utama tersebut pada BPPT Sumatera Utara maka dapat di implementasikan dengan penerapan Sistem Manajemen Mutu ISO 9001.

Apalagi, tantangan Global yang dihadapi dunia tidak dapat dihindari baik dari sektor pemerintah maupun swasta, semua pihak dituntut untuk mempersiapkan diri agar mampu bertahan (survive) dalam menghadapi kondisi tersebut. Seiring dengan globalisasi ini, standarisasi manajemen telah menjadi isu utama khususnya terkait dengan standarisasi Sistem Manajemen.

“Standar ini merupakan sarana atau sebagai alat untuk mencapai tujuan dan sasaran mutu yang diharapkan mampu menjawab perkembangan globalisasi sehingga mampu mencapai efektifitas dan efesiensi suatu organisasi,” katanya.

Kegiatan ini juga berdasarkan peraturan Gubsu No.6 Tahun 2014 tentang DPA APBD BPPTSU dan surat Keputusan Kepala BPPTSU No. 503.893/536/BPPTSU/1/V/2014 tentang panitia pelaksana kegiatan pendampingan dan pelatihan aparatur BPPT Provsu Oleh Lembaga sertifikasi manajemen mutu tahun anggaran 2014.

“Peserta yang diundang pada kegiatan ini adalh para asisten,staf Ahli dan kepala SKPD di lingkungan pemerintah provinsi serta kepala PTSP kabupaten/kota,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Ir Hasnop Putra dari American Syistem Regestration Internasional Indonesia memberikan sertifikat ISO 9001:2008 Manajemen Mutu kepada kepala BPPTSU Dr H Sarmadan Hasibuan SH MM selanjutnya Achmad Tirmizi H ST MM selaku President Director PT Qims Intrasindo Consulting Training memberikan plakat penghargaan kepada Gubernur Sumut H Gatot Pujo Nugroho ST MSi. [gatotpujonugroho.co]



App Android Klik Disini )|( App Blackberry Klik Disini

Selamat Berjuang Relawan PKS #AYKTM | by @Fahrihamzah


Fahri Hamzah
On Twitter @Fahrihamzah

Terima kasih kepada teman2 #relawan yg luar biasa.

Secara khusus saya ingin mengucapkan terima kasih kepada teman2 #relawanPKS

Mereka yang punya semboyan #AYKTM apapun yg terjadi kami tetap melayani.

Dalam kasus #Banjarnegara ini Pak Gub @ganjarpranowo punya prinsip bagus.

Kata beliau, siapapun mau jadi relawan dipersalahkan asalkan betul-betul bekerja.

Beliau tentu melihat teman-teman #relawanPKS begitu antusias dan mereka tidak membawa bendera.

Mereka memakai baju mirip dengan tim relawan dan milik Pemerintah. Hanya ada lambang kecil #relawanPKS

Mereka aktif di semua kini mulai pencarian korban, pemulasaraan, hingga pemakaman.

Saya melihat bahwa semakin "tidak mudah" pekerjaan itu semakin banyak #relawanPKS di dalamnya.

Bayangkanlah bagaimana membungkus kembali mayat yg hancur? (Maaf ya).

Saya tadi masuk ke kamar pemulasaraan (Saya baru dengar istilah ini).

Saya bertanya kepada mereka (para Akhwat) "dengan agama apa mereka diselenggarakan?", "semua muslim Pak!"

Memang semua jenazah yang ada teridentifikasi Muslim (saya membaca 77 nama yang ada di depan tenda)

Maka semua proses "penyelenggaraan jenazah dilakukan secara Islam".

Lalu masuklah mayat ke-5 yang tadi ditemukan, saya bertanya, laki atau perempuan, "perempuan!" Maka saya keluar.

Jenazah perempuan ditangani oleh tim perempuan dan yang laki ditangani oleh tim lelaki.

Terlihat oleh saya mereka akrab sekali dengan seluruh aparat sipil dan militer.

Ini tentu juga tidak lepas dari kemampuan pak gubernur dan Pak bupati membangun kebersamaan.

Saya mengikuti teman2 sampai di ujung...sempat mampir ke markas kecil mereka.

Nampak sekali kesibukan mengelola tim dan partisipasi yang begitu banyak.

Saya sendiri datang ke lokasi sebagai hasil rapat pimpinan DPR dan ada dukungan spontan.

Saya memang #relawanPKS seperti yang lain sangat terbiasa dengan menangani bencana. Sejak kuliah.

Di era politik ini seolah #Voluntaryism parpol seperti #relawanPKS digugat seolah punya agenda lain.

Padahal, pada hari bencana itu datang, tak sempat kita berpikir politik dan bendera.

Kita digerakkan oleh penderitaan orang lain atas musibah yang sedang menimpa.

Bayangkan, tiba2 dalam tempo hanya 5 menit. 17 hektar tanah bergerak sepanjang 1,5 km.

Dan dibatas tanah itu ada sekitar 35 rumah dan bangunan lain termasuk masjid. Ada manusia yang sedang kondangan.

Maka semua disapu bersih, terseret dan tertimbun dalam tanah lempung basah.

Saat itu hanya ada satu pikiran, selamatkan nyawa Sebanyaknya dan temukan yang hilang:

Tentu kami yakin bahwa "barang siapa yang menghilangkan kesusahan orang, Tuhan akan hilangkan kesusahannya".

Saya teringat #TsunamiAceh, #relawanPKS dipimpin langsung oleh Presiden PKS @tifsembiring

#RelawanPKS ikut mengangkut ratusan ribu nyawa yang seketika melayang. Apapun hasil pemilu kami tak peduli.

Maka, saya berharap semboyan #AYKTM tetap kita pegang erat.

Mari kita tetap bekerja untuk kemanusiaan, ada atau tidak ada partai politik.

Kalau berpikir warna, hampir semua pejabat politik terpilih di Jawa tengah bukan PKS bahkan bukan KMP.

Kami tak peduli. Keluasan politik memang bisa memberikan kursi, posisi dan pengaruh.

Tapi pahala hanya datang dari Allah SWT. Manusia tidak punya kuasa.

Mari kita jaga keikhlasan kita. Mari kita luruskan niat kita. Semoga Allah memberi kita semua kebaikan

Selamat berjuang saudaraku...jadilah pejuang kemanusiaan dan rahmat sekalian alam.

Hashtag: #RelawanPKS

Proses pencarian korban

Evakuasi korban.


Normalisasi aliran sungai.

Pemulasaraan Jenazah.

Relawan perempuan PKS bantu urus jenazah.


App Android Klik Disini )|( App Blackberry Klik Disini

Kabar Parlemen

More Post »

Kabar PKS

More Post »

Kabar Indonesia

More Post »

Tausiah

More Post »

Dunia Islam

More Post »

Opini

More Post »

Inspirasi

More Post »

Kultwit

More Post »
 
Support : PKS Sumatera Utara | Facebook | Twitter
Jl Kenanga Raya No. 51 Medan 20132, Telp. (061) 8210322 Fax. (061) 8213723
Template Modify by Creating Website
Proudly powered by Blogger