Berita Terkini

Gubsu dan Istri Sutias, Terima Penghargaan dari Menkes

Di posting oleh admin PKS SUMUT pada Kamis, 23 Oktober 2014


pkssumut.or.id, MEDAN - Gubernur Sumatera Utara  Gatot Pujo Nugroho, bersama ketua TP PKK  Sutias Handayani Gatot Pujo Nugroho direncanakan akan mendapatkan penghargaan Manggala Karya Bakti Husada (MKBH) dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Gubsu dan Sutias menerima Tim Seleksi Administrasi Penilai Penghargaan.

Menkes memberikan apresiasi dan penghargaan kepada individu maupun lembaga yang telah secara nyata memberikan dukungan kontribusi dalam bentuk komitmen yang luar biasa serta berjasa dalam pembangunan bidang kesehatan. Penghargaan diberikan kepada perorangan yang akan menerima.

"Sebagai pemimpin daerah saya sangat konsen terhadap kesehatan masyarakat Sumut. Dan ini saya anggap sebagai kewajiban khususnya tujuan saya untuk melihat warga Sumut sehat dan mendapat pelayanan kesehatan yang baik,"kata Gubsu ketika menerima audiensi tim seleksi administrasi penilaian Menkes diantaranya  Embry Netty, Kabiro (Ketua), Kuwat Sri (Sesditjen Bina Gizi KIA), serta Atik dan Ahmad yang keduanya Irjen di ruang kerja kantor Gubsu Lt 10 siang tadi di  Jalan Dipenegoro Medan, kemarin.

Pada kesempatan itu Gubsu mengatakan Pemerintah SUmatera Utara sangat serius meningkatkan pembangunan kesehatan ,sehingga baik Pemprovsu maupun TP PKK Provsu berkerja untuk kesehatan masyarakat bukan dikarenakan adanya penghargaan.

Kendati demikian kedatangan Tim Pusat Pemberian Penghargaan mendapat sambutan sangat baik oleh Gubsu dan Ketua TP PKK Provsu, "Dengan kedatangan tim pusat Menkes ,kami bisa mengetahui sejauh mana dan apa kekurangan untuk pembangunan kesehatan di Sumut,"papar Gubsu yang mencanangkan Jaminan Kesehatan Nasional (BPJS) untuk semua masyarakat Sumut.

Adapun dukungan Gubernur dalam pembangunan kesehatan diantaranya regulasi dan kebijakan (Perda/Pergub/Surat Edaran, Surat Keputusan) terdiri dari Kesepakatan bersama antara Provsu dengan Polda Sumut No 415.4/2180/2014 dan 01/III/2014 tentang kerjasama dengan penanganan medis terhadap masyarakat miskin dan tidak mampu yang menjadi tahanan kepolisian daerah.

Selain itu keputusan Gubsu no 188.44/365/KPTS/2014 tentang penetapan RSU Haji Medan Provsu sebagai badan Layanan Umum Daerah

Begitu juga dengan TP PKK, Sutias mengatakan melalui gerakan Posyandu pihaknya bisa menjalani kesehatan balita, ibu hamil dan kaum lanjut usia.

Melalui program Bangun Desa Mandiri dan Terpadu agar terciptanya Desa Sehat, "Peran Desa Sehat tidak hanya tanggung jawab Dinas Kesehatan setempat melainkan masyarakat melalui gerakan PKK," jelas Sutias.

Sementara Ketua Tim Pusat Penilaian dr Embry Netty mengatakan pihaknya melakukan verifikasi data di lapangan selama dua hari. Yang tujuannya dapat melihat langsung kegiatan yang selama ini dilakukan baik oleh Gubsu maupun Ketua TP PKK.

"Secara administrasi penilaian usulan penghargaan Manggala Karya Bakti Husada (MKBH) bagi Gubsu dan mitra bakti Husada (MBH) bagi Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Sumut telah dinyatakan lulus seleksi Administrasi. Selama dua hari menverifikasi data di seluruh daerah Sumut, kami akan membawa ke Menteri Kesehatan,"ujar Embry yang juga memaparkan tak hanya Sumut yang mendapat penghargaan kesehatan ada dua daerah lainnya yakni Jawa Timur dan Gorontalo. [WOL]

 

App Android Klik Disini )|( App Blackberry Klik Disini

Isteri Wakil Wali Kota Bandung Terima Penghargaan dari Jepang

Di posting oleh admin PKS SUMUT pada Rabu, 22 Oktober 2014

pkssumut.or.id, BANDUNG - Istri Wakil Wali Kota Bandung, Siti Muntamah, A.Md., mendapatkan penghargaan dari Universitas Katakyushu Laboratorium Matsumoto karena dinilai berhasil membidani bank sampah di Kota Bandung. Penyerahan penghargaan tersebut dilakukan oleh Prof. Martsumoto Toru di RW 10 Kelurahan Dago, Kecamatan Coblong, Selasa (21/10/2014). Acara tersebut, dihadiri Wakil Wali Kota Bandung, Oded M. Danial yang merupakan kader PKS.

Prof. Matsumoto Toru mengaku sangat terkesan dengan pengolahan sampah melalui sistem bank sampah yang dipelopori LSM Hijau Lestari yang dibina siti Muntamah. Ia telah banyak mengunjungi daerah yang mengelola bank sampah, namun bank sampah di Kota Bandung lebih bagus.

"Karena itu, kami tertarik untuk melakukan penelitian mengenai pengelolaan sampah di Kota Bandung," ujarnya.

Semenrtara itu Siti Muntamah menyatakan, lahirnya LSM Hijau Lestari disadari dari keprihatinannya terhadap permasalahan sampah di Kota Bandung. Sejak tahun 2006, ia mulai mengajak masyarakat untuk peduli dan mengatasi masalah sampah melalui bank sampah.

"Alhamdulilah sudah ada 100 titik bank sampah yang tersebar di RW. Dan sudah ada 35 titik bank sampah yang maju. Bahkan bank sampah di RW 10 Kel. Dago, Kec. Coblong ini sudah memiliki tabungan sebesar Rp 20 juta dalam kurun waktu setahun ini," katanya. [galamedia]

 

App Android Klik Disini )|( App Blackberry Klik Disini

Pak Habibie, Suka Jadi Presiden Atau Buat Pesawat? Ini Jawabannya...

Di posting oleh admin PKS SUMUT pada Selasa, 21 Oktober 2014



pkssumut.or.id, Ketika Pak Habibie ditanya:

"Lebih suka jadi presiden atau bikin pesawat?"

Beliau menjawab:

"Saya lebih suka bikin pesawat. Semua rasional dan tidak ada pikiran yang tidak jujur dan tidak transparan, karena jikalau ada manipulasi, pesawat terbang akan jatuh!"

******

Manipulasi dan ketidak jujuran pada pesawat akan membawa dampak instan, langsung kelihatan akibatnya. Makanya tidak ada orang yang berani manipulasi dan dusta dalam membuat pesawat.

Beda dengan memimpin sebuah negara, sekalipun dustanya sudah menyesak sampai ke langit dan ke dasar bumi, mengeruhkan seluruh air laut, mengotori seluruh udara, namun dampaknya tidak akan langsung terasa.

Oleh karena itu, orang tidak segan dan malu berdusta dalam masalah ini. Bahkan tidak ada kecemasan dan ketakutan.

Padahal kehancuran sebuah pesawat, bahkan seribu pesawatpun tidaklah sebahaya hancurnya sebuah bangsa atau peradaban.

Sementara dusta dapat merusak dan memporak porandakan sendi-sendi akhlak atau moral anak bangsa. Dan bila akhlak itu sudah hilang maka tidak ada arti keberadaan fisik sebuah peradaban.

Sebagaimana yang dikatakan oleh penyair Ahmad Syauqi:

إنما الأمم أخلاق ما بقيت فإن همو ذهبت أخلاقهم ذهبوا

"Sebuah peradaban itu tetap eksis selama akhlaknya masih ada. Bila akhlaknya sudah lenyap maka lenyap pulalah peradaban itu."

Tidak cukup hanya sekedar jadi orang jujur, tapi lawanlah dusta itu, jangan biarkan, jangan diamkan, apalagi ikut pula membenarkan dan mendukungnya......

Kalau kita tidak ingin kehilangan generasi penerus!


Oleh: Zulfi Akmal
 
 

App Android Klik Disini )|( App Blackberry Klik Disini

Anis Matta: Beri Kesempatan Buat Jokowi Realisasikan Janji


pkssumut.or.id, JAKARTA – Presiden PKS, Anis Matta, mengimbau kepada seluruh rakyat Indonesia untuk memberikan kesempatan kepada Presiden Jokowi melaksanakan janji yang pernah diutarakannya.

“Mari beri kesempatan kepada beliau melaksanakan itu semua,” imbuhnya, saat diwawancarai stasiun TV swasta, di Jakarta, Senin (20/10)

Dia menyatakan semua ide, gagasan, konsep, dan janji – janji, harus dilaksanakan di lapangan. Ketika itu terjadi, maka tentu Jokowi dan jajarannya di pemerintahan akan bersentuhan dengan rakyat, dengan manusia.

Namanya mengelola manusia tentu ada trial dan error. “Tapi tentu tidak bisa jika error terus yang terjadi. Ini akan menjadi sorotan,” imbuh Anis.

Pihaknya akan berdiri bersama koalisi merah putih (KMP) untuk menjadi penyeimbang. PKS, menurutnya akan menjadi penyeimbang. Selama program Jokowi prorakyat tentu akan mendapat dukungan. “Kamipun akan mendukung,” imbuhnya.

Namun sebaliknya, bila program yang dijalankan bertentangan dengan semangat prorakyat, maka akan dikritisinya. [ROL]



App Android Klik Disini )|( App Blackberry Klik Disini

PKS Siap Usung Kader Internal Saat Pemilihan Walikota Semarang

pkssumut.or.id, SEMARANG – Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera Kota Semarang dipastikan mengusung kader internal pada Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Semarang 2015.

Menurut Koordinator PKS Kota Semarang Nur Kholis Majid di Semarang, Senin, kepastian PKS usung kader internal diputuskan dalam Musyawarah Kerja Daerah DPD PKS Kota Semarang yang digelar, Minggu (19/10/2014).

Untuk memantapkan langkah menyeleksi kader calon wali kota, kata dia, PKS membentuk Tim Optimalisasi Pemenangan Pilkada (Tomda) yang ditujukan membuat langkah-langkah strategis pemenangan.

Pembentukan tim tersebut, kata dia, sebagai langkah persiapan karena pelaksanaan pilwakot yang tidak lama lagi meski diperkirakan pelaksanaannya molor dari semula April menjadi Desember 2015.

Diketuai oleh Ketua DPD PKS Kota Semarang Agung Budi Margono, lanjut dia, keberadaan tim tersebut diharapkan bisa menyukseskan dan memenangkan kader dalam pesta rakyat lima tahunan itu.

“Ini adalah langkah persiapan PKS menuju Pilwakot Semarang 2015. Kami harapkan dengan persiapan yang lebih dini akan memberikan peluang yang lebih baik dalam pelaksanaan pilwakot nanti,” katanya.

Meski sampai saat ini belum jelas pilkada tetap digelar langsung atau tidak langsung, Kholis memastikan proses persiapan dan langkah-langkah yang dilakukan PKS dalam mencalonkan kader tetap berjalan.

Sebelumnya, PKS Kota Semarang telah menjaring aspirasi kader berkaitan dengan Pilwakot Semarang 2015, melalui pemilu internal beberapa waktu lalu yang memunculkan nama-nama yang direkomendasikan.

Dari hasil pemilu internal itu, kata dia, muncul nama-nama kader PKS yang direkomendasikan maju sebagai calon wali kota dalam Pilwakot Semarang 2015, dan selanjutnya akan dilakukan pembahasan.

“Siapa-siapa kader yang layak diajukan PKS sudah ada di data kami, selanjutnya kami akan melakukan pembahasan lebih detail. Rencananya, dalam waktu dekat akan kami munculkan,” pungkas Kholis. [solopos]

 

App Android Klik Disini )|( App Blackberry Klik Disini

Presiden PKS Pertanyakan Makna Perayaan Pelantikan Jokowi


pkssumut.or.id, JAKARTA - Pelantikan Presiden terpilih sudah berlalu diiringi dengan hingar bingar Pesta Rakyat. Dari mulai arak-arakan hingga konser diselenggarakan secara berturut-turut.

Menurut Presiden PKS, Anis Matta, semua perhelatan akbar Pelantikan Presiden belum memiliki makna yang dalam bagi bangsa. "Apa makna dari perayaan hari ini?", ungkapnya, Senin (20/10). Karena euforianya hanya berlalu begitu saja.

Sebagai anggota Koalisi Merah Putih PKS sudah berkomitmen untuk turut serta mendukung pemerintah terpilih. Namun Partai ini tidak sungkan untuk melancarkan kritikan dan pengawalan ketat terkait kinerja Presiden.

Melalui akun Twitternya, Wakil Ketua MPR dari PKS, Hidayat Nur Wahid menyatakan, "Komitmen sukseskan pelantikan sudah dipenuhi, sumpah jabatan sudah jadi deklarasi, rakyat dan negara menanti bukti janji Presiden Jokowi." [ROL]



App Android Klik Disini )|( App Blackberry Klik Disini

PKS: Publik Tunggu Gebrakan Pertama Pemerintahan Jokowi

Di posting oleh admin PKS SUMUT pada Senin, 20 Oktober 2014


pkssumut.or.id, JAKARTA - Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Tifatul Sembiring mengapresiasi pidato yang disampaikan Presiden Joko Widodo. Pidato perdana yang disampaikan Jokowi cukup baik.

"Apa yang beliau katakan bagus untuk awal pidato," kata Tifatul kepada wartawan usai pelantikan Jokowi-JK di gedung MPR/DPR, Jakarta, Senin (20/10/2014).

Mantan Menteri Komunikasi dan Informasi itu menambahkan, masyarakat kini justru menunggu gebrakan awal dari presiden ketujuh Indonesia tersebut.

"Kita mengharapkan gebrakan pertama Pemerintahan Jokowi seperti apa. Orang sangat menunggu gebrakan Pemerintahan Jokowi," tuturnya.

Masih kata Tifatul, permasalahan yang kini akan dihadapi Jokowi adalah menentukan kabinet. "Masalah besar adalah Jokowi menyusun kabinet. Masyarakat berharap pada kabinet pemerintahan," tandasnya. [tribunnews]

 

App Android Klik Disini )|( App Blackberry Klik Disini

Jangan Lupa Sholat, Tuan Presiden…


pkssumut.or.id, Hari ini, Senin 20 Oktober 2014, kita akan resmi memiliki presiden baru yakni Jokowi. Terlepas dari berbagai kekurangannya, kita harus menghormatinya. Dan berikan ia kepercayaan untuk menuntaskan janji-janji kampanyenya.

Selain ucapan selamat, kita juga harus terus mengingatkan kepada Jokowi tentang betapa beratnya sebuah amanah, terlebih menjadi seorang presiden. Banyak yang sukses melaluinya, namun banyak pula yang terjerembab saat kekuasaan berada dalam genggaman amanahnya.

Sebagai sesama muslim, kita patut mendoakannya dan mengingatkannya agar tak lupa mendirikan sholat. Ya, karena beban sebagai pemimpin akan terasa ringan saat kita tak meninggalkan sholat. Terlebih sholat merupakan pembeda antara yang muslim dan non muslim serta menjadi amalan pertama yang akan dihisab Allah.

Saya merasa penting untuk mengangkat soal sholat ini karena melihat jadwal pelantikan Jokowi yang sangat padat dan seperti tidak menyisakan waktu untuk sholat. Coba simak rundown acaranya:

Pukul 10.00 WIB, Jokowi dan Jusuf Kalla dilantik di gedung DPR-MPR Senayan. Panitia Syukuran Rakyat #Salam3Jari menggelar acara nonton bareng siaran pelantikan menggunakan layar lebar di Monas, berbarengan dengan konser.

Pukul 12.45 WIB, Jokowi selesai menghadiri upacara pelantikan. Jokowi tiba di Bundaran Hotel Indonesia, dan diarak menuju Monas dengan menggunakan andong.

Pukul 14.00 WIB, Jokowi tiba di Istana Merdeka untuk menghadiri acara pisah-sambut dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Seusai acara, Jokowi berjanji mengadakan acara open house di Istana untuk 700 warga.

Pukul 16.00 WIB, Jokowi dijadwalkan menghadiri konser rakyat di Monas. Jokowi akan bernyanyi bersama Slank dan musisi lainnya sampai menjelang Maghrib. Di Monas, Jokowi akan memotong nasi tumpeng dan menyampaikan pidato kerakyatan.

Pukul 19.00 WIB, Jokowi kembali ke Monas untuk menghadiri doa bersama lintas agama dan acara pelepasan 300 lampion hingga sekitar pukul 22.00.

Timbul pertanyaan, kapan Jokowi sholat dzuhur dan ashar? Saya berharap jadwal sholat tidak dipublikasikan, tapi sudah ada dalam agenda. Semoga saja, karena saya yakin Jokowi sebagai muslim taat.

Saya juga ingin mengingatkan Jokowi soal sholat subuh berjamaah di masjid. Mengingat sholat ini adalah yang paling berat dilakukan terutama oleh mereka yang munafik.

Mengapa ini saya anggap sangat penting? Sebab saya baru saja membaca berita di Detik.com dengan judul Jokowi Mengaku Tidur Pulas Jelang Pelantikan. Diberitakan, saking pulasnya, Jokowi baru bangun pukul 05.15 Wib.

Setahu saya, jadwal sholat subuh hari ini pukul 04.13 Wib. Berarti satu jam lebih beliau melewati subuh. Saya berkhusnudzhon beliau kelelahan dan baru kali ini kesiangan. Dan saya yakin, pada subuh lainnya saat beliau sudah menjadi presiden, tak akan kesiangan.

Sementara itu yang bisa saya sampaikan kepada presiden baru kita. Tak banyak, hanya soal sholat, namun itu menjadi pondasi bagi kita sebagai muslim, apalagi jika memegang amanah sebagai penguasa. Mendirikan sholat akan membuat kita tercegah dari perbuatan keji dan munkar.

Selamat mendirikan sholat,  Tuan Presiden…

Oleh: Erwyn Kurniawan Via kabarumat.com


App Android Klik Disini )|( App Blackberry Klik Disini

#GoJokowiGo | by @Fahrihamzah

Di posting oleh admin PKS SUMUT pada Minggu, 19 Oktober 2014


Kultwit by @Fahrihamzah

Saya senang karena semua halangan psikologis hilang sudah...#GoJokowiGo

Semoga sejak senin besok pak Jokowi utuh sebagai presiden Kita..#GoJokowiGo

Semoga tak ada kekurangan dan ketakutan kepada apapun....#GoJokowiGo

Karpet merah telah digelar oleh semua pihak untuk kelancaran acara..#GoJokowiGo

Segala restu telah diberikan oleh para pemimpin bangsa termasuk lawan tanding kemarin. #GoJokowiGo

Nasib pak Jokowi lebih baik...pak @SBYudhoyono dua kali dilantik tidak sempurna. #GoJokowiGo

(Tidak sempuirna karena lawan SBY –Megawati—tak pernah akui dan ucapkan selamat –red)

Dukungan pada pak Jokowi utuh dan bulat...semua menyatakan dukungan nya. #GoJokowiGo

Jadi, mulai senin kita akan melihat sebuah gebrakan tanpa halangan...Sebuah revolusi..! #GoJokowiGo

Mari songsong sebuah janji...Sebuah harapan dan sebuah era baru....#GoJokowiGo

Kasi waktu bagi jokowi - JK untuk membuktikan....#GoJokowiGo

Jalan telah kita buka lebar....negara 100% dalam pengendalian...#GoJokowiGo

Kita menuliskan harapan kita di atas tanda tanya banyak orang...ini yg Jokowi-JK harus sadari..#GoJokowiGo

Bahwa jalan ini dimudahkan atas niat baik dan kebesaran jiwa banyak orang...#GoJokowiGo

Maka dari sisi mereka yang melapangkan jalan bagimu...ini tentu mahal...tapi diberikan cuma - cuma. ..#GoJokowiGo

Dari sisi jokowi ini bisa disederhanakan dengan mengatakan sewajarnya demikian...#GoJokowiGo

Adakah pak @SBYudhoyono yang paling berbahagia...karena ia mencatat hal yang berbeda...#GoJokowiGo

Bahkan sejak presiden pertama Soekarno..pecah dengan Bung Hatta dan lalu "dikudeta"...#GoJokowiGo

Presiden Soeharto naik... Kata sebagian orang oleh darah... Dan turun secara paksa... #GoJokowiGo

Presiden ke-3 BJHabibie. ..naik di tengah jalan dan turun ditolak MPR...#GoJokowiGo

GusDur dipilih MPR tetapi turun oleh dekrit yg ditolak legislatif dan publik...#GoJokowiGo

MEGA NAIKKAN di tengah jalan dan turun tanpa mengucap salam...Inilah awal presiden @SBYudhoyono #GoJokowiGo

Jadi jika semua orang hari ini telah memberi jalan..apakah semua akan gampang? #GoJokowiGo

Paling tidak ini sebuah permulaan yang baik...kita sedang menulis sejarah baru...#GoJokowiGo

Jadi..selamat bertugas Jokowi-JK. ...hidup anda seolah penuh kebetulan. ...tidak ada yang kebetulan...#GoJokowiGo

Jokowi harusnya masih jadi walikota solo sampai tahun depan 2015...tapi lusa dilantik jadi presiden...#GoJokowiGo

Jokowi harusnya masih jadi Gubernur DKI sampai 2017...tapi 20 oktober 2014 dia disumpah pimpin kita semua..#GoJokowiGo

Jika ini adalah anugerah bagi bangsa ini..Maka anugerah itu akan terus datang...#GoJokowiGo

Jika ini keajaiban bagi bangsa Indonesia maka keajaiban itu akan terus datang. ..#GoJokowiGo

Kita ingin menyaksikan itu.. Dengan satu teori...bahwa yang pergi selalu memberi kesedihan. ..#GoJokowiGo

Dan yang datang akan selalu membuat kita penasaran. ...#GoJokowiGo

Sekali lagi. . Selamat bertugas Mari songsong rekonsiliasi. . Mari laksanakan semua janji. .. #GoJokowiGo

Mari doakan YANG pergi. .. Mari doakan yang datang. .. Mari doakan Jokowi-JK. .. #GoJokowiGo

 

App Android Klik Disini )|( App Blackberry Klik Disini

Jazuli Gantikan Hidayat Nur Wahid Jadi Ketua Fraksi PKS di DPR


pkssumut.or.id, JAKARTA - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dari daerah pemilihan (dapil) Banten III, Jazuli Juwaini, diputuskan menjabat sebagai Ketua Fraksi PKS di DPR periode 2014-2019. Jazuli menggantikan Hidayat Nur Wahid yang terpilih sebagai Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR).

Menurut Hidayat, penunjukan Jazuli berdasarkan hasil musyawarah pimpinan partai di tingkat pusat.

"Penugasan kepada Pak Jazuli didasarkan karena pengalaman beliau yang sebelumnya telah dua periode di DPR dan juga aspek kepemimpinan yang menonjol," ujar Hidayat dalam keterangannya, Minggu (19/10/2014).

Hidayat meyakini, Jazuli yang juga dikenal sebagai mubaligh ini akan mampu mengawal suara rakyat yang dititipkan ke PKS pada Pemilu Legislatif (pileg) April 2014 lalu.

"Fraksi PKS di bawah kepemimpinan Pak Jazuli pastinya akan tetap aspiratif, memperjuangkan hak-hak dasar rakyat dan insyaAllah makin menonjol mengingat ia juga adalah sosok yang dekat dengan masyarakat dan sering muncul di media," ujar Hidayat.

Kelengkapan pimpinan fraksi lainnya seperti wakil ketua, sekretaris dan bendahara, menurut Hidayat akan dimusyawarahkan secepatnya di FPKS sendiri. [tribunnews]

 

App Android Klik Disini )|( App Blackberry Klik Disini

Kabar Fraksi PKS Sumut

More Post »

Kabar PKS

More Post »

Kabar Indonesia

More Post »

Tausiah

More Post »

Dunia Islam

More Post »

Opini

More Post »

Inspirasi

More Post »

Kultwit

More Post »
 
Support : PKS Sumatera Utara | Facebook | Twitter
Jl Kenanga Raya No. 51 Medan 20132, Telp. (061) 8210322 Fax. (061) 8213723
Template Modify by Creating Website
Proudly powered by Blogger